SAMPIT – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ahmad Dahlan Sampit, mengutuk keras adanya spanduk yang mengatasnamakan Umat Islam Kotim di Taman Kota Sampit. Spanduk yang berisi ajakan yang mengarah adudomba seperti yang terulis “Umat Islam Kotim Menolak Habib Rizieq Shihab Sebagai Imam Besar Umat Islam Indonesia” itu, akan membawa kearah perpecahan antar umat beragama.

“Kami mengutuk keras dan mengecam aksi perorangan maupun organisasi yang melakukan perbuatan adudomba seperti pemasangan spanduk yang berisi penolakan Habib Rizieq Shihab yang ada di Taman Kota. Ini jelas mengadudomba,” kata Ketua HMI Komisariat Ahmad Dahlan Sampit, Burhan Nurrohman, kepada beritasampit (22/1/2017) malam.

Burhan Nurrohman juga menambahkan,dia bersama anggota HMI Komisariat Ahmad Dahlan akan melaporkan hal tersebut ke Polres Kotawaringin Timur. Dalam laporannya nanti, pihaknya meminta pengusutan dan menangkap pelaku pemasang spanduk adudomba tersebut.

Kemudian dikatakan juga bahwa  pada dasarnya tidak ada umat Islam yang mengatakan Habib Riziq Shihab sebagai Imam Besar umat Islam di Indonesia. Namun, ada saja yang memanfaatkan atas nama umat Islam, ini yang sangat disayangkan.

“Adanya spanduk tersebut dapat menimbulkan prasangka yang tidak baik, padahal Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), adalah daerah yang damai. Kami berharap, semoga masyarakat Kotim tidak terpancing atas provokasi atau adudomba yang dimunculkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab itu,” tandasnya. (bnr/beritasampit.co.id)