Para Poktan di Kecamatan Pulau Hanaut, mulai melakukan tanam padi di lahan-lahan sawah mereka.

SAMPIT – Kelompok Tani (Poktan) Kecamatan Pulau Hanaut, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mulai melakukan tanam padi Oktober- Maret ( Okmar) 2016- 2017. Tanam padi jenis unggul lokal Siam epang dan jenis padi unggul Nasional Ciherang mulai dilakukan beberapa poktan di 14 desa wilayah tersebut.

Kepala Balai Penyuluhan Pertanian( BPP) Kecamatan Pulau Hanaut Mulyanto ketika mengatakan, semua poktan sudah melakukan tanam padi di lahan sawah mereka, meski pun sebagian lahan mereka ada yang terendam air akibatnya curah hujan yang tinggi saat ini. ” Para petani mulai melakukan tanam padi di atas lahan yang tinggi. Sekitar 880 hektare padi sawah yang mulai tanam,” kata Mulyanto.

Tingginya curah hujan yang mengenai wilayah Pulau Hanaut sangat berdampak dan memperlambat proses tanam para petani, sehingga sebagian poktan masih menunggu turunnya air yang menggenangi lahan mereka “Ada sekitar 400 hektare lahan poktan yang terendam,” ujarnya.

Untuk bantuan bibit unggul nasional jenis Ciherang diberikan untuk 750 hektare lahan poktan di 14 desa Kecamatan Pulau Hanaut. Dan tanam serentak kemungkinan akan dilaksanakan sekitar pertengahan akhir bulan desember ini, dengan harapan air tidak lagi menggenangi sawah mereka.

Ditambahkan, masa tanam okmar tahun ini prediksi menurun hampir sebagian dari tahun sebelumnya, apalagi para petani telah dilarang membakar lahan yang membuat sedikit memperambat waktu mereka untuk membuka lahan pertanian.

” Tahun kemarin luas tanam padi sawah dan padi ladang mencapai 4.700 hektar. Prediksi sekarang luas tanam perkiraan menurun paling sekitar 2.000 ┬áhektare,” pungkas Mulyanto. (mar/beritasampit.com).